Wednesday, December 07, 2005
9:20 PM
Aku mencintai sahabatku dengan segenap jiwa ragaku, seakan-akan aku
mencintai saudaraku.
Sahabat yang baik adalah yang sering sejalan denganku dan yang menjaga
nama baikku ketika aku hidup atau selepas aku mati.
Aku selalu berharap mendapatkan sahabat sejati yang tidak luntur baik
dalam keadaan suka atau duka. Jika itu aku dapatkan, aku berjanji akan
selalu setia padanya.
Mencari sahabat pada waktu susah.
Belum pernah kutemukan di dunia ini seorang sahabat yang setia dalam
duka. Pada hal hidupku sentiasa berputar-putar antara suka dan duka.
Jika duka melanda, aku sering bertanya: “Siapakah yang sudi menjadi
sahabatku?” Pada waktu aku senang, sudah biasa ramai yang akan iri hati.
Sahabat sejati pada waktu susah.
Kawan yang tidak dapat dimanfaatkan ketika susah lebih mendekati musuh
daripada sebagai kawan.
Tidak ada yang abadi dan tidak ada kawan yang sejati kecuali yang
menolong ketika susah.
Pasang surut persahabatan.
Aku dapat bergaul secara bebas dengan orang lain ketika hatiku sedang
senang.
Namun, ketika musibah menimpaku, kudapatkan mereka tidak ubahnya roda
zaman yang tidak mau bersahabat dengan keadaan.
Jika aku menjauhkan diri daripada mereka, mereka pun menjauh dan jika aku
sakit, tidak seorang pun yang menjengukku.
Sepanjang usiaku yang semakin tua, belum pernah aku temukan di dunia ini
sahabat yang sejati.
thanks for reading, beiib* `